ANALISIS MOTIVASI INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI BADAN PENGELOLA PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BARITO UTARA
DOI:
https://doi.org/10.51512/jimb.v9i01.251Kata Kunci:
Motivasi Internal, Motivasi Eksternal, Kinerja PegawaiAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi internal (X1) dan motivasi eksternal (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Metode penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dengan data kuesioner yang diolah melalui SPSS 27.0. Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan seluruh item valid (korelasi item-total > 0,279) dan instrumen reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,903). Uji asumsi klasik membuktikan data bebas dari multikolinearitas (VIF < 10), heteroskedastisitas (scatterplot acak), normalitas (Kolmogorov-Smirnov Asymp. Sig. 0,200 > 0,05), serta autokorelasi (Runs Test Sig. 0,568 > 0,05). Hasil analisis regresi menunjukkan persamaan: Y = 7,678 + 0,245X1 + 0,435X2. Uji F (Simultan) membuktikan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja (F hitung = 17,203 > F tabel = 3,19; Sig. 0,000). Uji t (Parsial) menunjukkan hanya motivasi eksternal yang berpengaruh signifikan (t hitung = 3,096 > t tabel = 2,012; Sig. 0,003), sementara motivasi internal tidak signifikan (t hitung = 1,821 < 2,012; Sig. 0,075). Koefisien determinasi (R² = 42,3%) mengindikasikan kontribusi variabel bebas cukup erat terhadap kinerja. Kesimpulannya, motivasi eksternal merupakan faktor dominan yang memengaruhi kinerja pegawai. Saran bagi instansi mencakup peningkatan sistem penghargaan eksternal dan pengembangan lingkungan kerja, sementara peneliti berikutnya disarankan mengeksplorasi faktor tambahan seperti budaya organisasi.
