Pengaruh Karakteristik Individu, Pendapatan Nasabah, Dan Nilai Agunan Terhadap Kelancaran Pengembalian Kredit Pada Bank BRI Muara Teweh
DOI:
https://doi.org/10.51512/jimb.v4i01.50Kata Kunci:
Karakteristik Individu, Pendapatan Pelanggan, Nilai Pengumpulan, Pengembalian Kredit.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh karakteristik individu terhadap kelancaran kredit di Bank BRI Muara Teweh, menentukan kontribusi pengeluaran terhadap kelancaran kredit di Bank BRI Muara Teweh, mengetahui hubungan antara agunan dengan kelancaran kredit di Bank BRI Muara Teweh, serta mengetahui signifikansi pengaruh karakteristik individu, pendapatan, dan nilai agunan secara simultan terhadap kelancaran kredit di Bank BRI Muara Teweh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel karakteristik individu memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kelancaran kredit di Bank BRI Muara Teweh; semakin baik karakteristik individu, semakin baik pula kelancaran kreditnya, yang dapat diartikan bahwa setiap peningkatan karakteristik individu sebesar 1 (satu) unit akan meningkatkan kelancaran kredit sebesar 0,437. Variabel pengeluaran keuangan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kelancaran kredit di Bank BRI Muara Teweh; semakin tinggi tingkat pendapatan, semakin tinggi pula kelancaran kreditnya, yang dapat diartikan bahwa setiap peningkatan pendapatan sebesar 1 (satu) unit akan meningkatkan kelancaran kredit sebesar 0,305. Variabel nilai agunan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kelancaran kredit di Bank BRI Muara Teweh; semakin tinggi nilai agunan, semakin tinggi pula kelancaran kreditnya, yang dapat diartikan bahwa setiap peningkatan nilai agunan sebesar 1 (satu) unit akan meningkatkan kelancaran kredit sebesar 0,448.
Penelitian ini masih dapat dikembangkan lebih lanjut; nilai *Adjusted R-Square* sebesar 56,7 persen menunjukkan bahwa masih terdapat variabel lain yang dapat memengaruhi tingkat kelancaran pelunasan kredit. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mempertimbangkan variabel lain seperti modal, kondisi ekonomi, jumlah tanggungan keluarga, serta jumlah tanggungan kepada pihak lain yang diduga memiliki pengaruh terhadap tingkat pelunasan kredit di Bank BRI Muara Teweh.
