ANALISIS PERAN DIGITAL PAYMENT TERHADAP EFISIENSI TRANSAKSI UMKM DI ERA CASHLESS SOCIETY (STUDI KASUS DI KOTA MUARA TEWEH)
DOI:
https://doi.org/10.51512/jimb.v10i02.275Kata Kunci:
Digital payment, Efisiensi transaksi, UMKM, Cashless society, QRISAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digital payment dalam meningkatkan efisiensi transaksi UMKM di Kota Muara Teweh serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penggunaannya dalam mendukung era cashless society. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek pelaku UMKM di Kota Muara Teweh. Populasi meliputi UMKM sektor kuliner, perdagangan, dan jasa lokal dengan sampel purposive sebanyak 50 responden. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, sementara data sekunder dari studi pustaka, laporan Bank Indonesia, dan publikasi BPS Kabupaten Barito Utara 2025. Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan digital payment berperan signifikan meningkatkan efisiensi transaksi melalui pengurangan waktu penyelesaian (1-2 menit vs 3-5 menit tunai), akurasi pencatatan 70% lebih baik, dan penghematan biaya operasional. Faktor pendukung utama meliputi QRIS dan e-wallet adoption (63% UMKM), sementara penghambat mencakup literasi digital rendah, infrastruktur internet terbatas, dan preferensi tunai konsumen. Variabel dominan adalah persepsi kemudahan penggunaan (Technology Acceptance Model).
